Unduhan

Mengenal Obat Dalam Upaya Swamedikasi

Penulis : Agnes A. Aditya SF., Apt

Swamedikasi merupakan salah satu upaya masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri (kuratif). Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat, seperti batuk, flu (influenza), demam, nyeri, sakit maag, kecacingan, diare, biang keringat, jerawat, kadas/kurap, ketombe, kudis, kutil, luka bakar, luka iris dan luka serut.

282 Diunduh 223 Dilihat

Mengenal Penyakit Lupus

Penulis :  dr. Anton Wijaya Kusuma 

Penyakit lupus (Systemic Lupus Erythematosus/SLE) adalah penyakit autoimun kronis di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel dan jaringan sehat, menyebabkan peradangan dan kerusakan organ. Pada kondisi normal, sistem kekebalan tubuh akan melindungi tubuh dari infeksi atau cedera. Akan tetapi, pada orang yang mengalami penyakit autoimun, seperti lupus, daya tahan tubuh justru menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh yang sehat. Penyakit ini dapat berdampak pada sendi, kulit, ginjal, paru-paru, jantung, dan otak. Gejalanya bervariasi, sering kali berupa ruam wajah berbentuk kupu-kupu dan kelelahan ekstrem.

6 Diunduh 14 Dilihat

Menjadi Pribadi yang Tangguh: Cara Menjaga Jiwa agar Terhindar dari Depresi dan Pikiran untuk Mengakhiri Hidup

Penulis : Ns. Sadarwati, M.Kep. Sp.Kep.J


Pendahuluan: Tangguh Bukan Berarti Kebal


Semua orang pernah merasa lelah, sedih, atau kewalahan oleh tekanan hidup: kehilangan pekerjaan, masalah keluarga, kegagalan di sekolah, penyakit, atau kehilangan orang tercinta. Perasaan itu manusiawi. Yang membedakan satu orang dengan yang lain bukanlah siapa yang tidak pernah jatuh, melainkan siapa yang punya bekal untuk bangkit, dan siapa yang tahu kapan harus meminta tolong.
Itulah inti dari menjadi pribadi yang tangguh (dalam ilmu psikologi disebut resiliensi). Tangguh bukan berarti selalu kuat, tidak pernah menangis, atau memendam semuanya sendiri. Tangguh berarti mampu menyesuaikan diri, mencari dukungan, dan pulih setelah menghadapi tekanan. Kabar baiknya, ketangguhan adalah keterampilan yang bisa dilatih oleh siapa saja, bukan bakat bawaan yang hanya dimiliki sebagian orang.

30 Diunduh 29 Dilihat

Menjaga Kualitas Obat Jiwa di Rumah

Penulis : Dian Kusumawati, S.Far, Apt.

Membawa pulang obat dari rumah sakit adalah langkah awal menuju pemulihan yang berkelanjutan. Namun, efektivitas pengobatan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan dosis, tetapi juga oleh cara kita menjaga kualitas obat tersebut selama di rumah. Obat yang rusak akibat salah penyimpanan tidak hanya kehilangan fungsinya untuk menstabilkan kondisi pasien, tetapi dalam beberapa kasus bisa mengalami degradasi kimiawi yang membahayakan tubuh

8 Diunduh 6 Dilihat

Mindfullness Walking

Penulis : Akrim Wasniyati, S.Kep.Ners.MPH

Mindfulnes walking adalah melakukan aktifitas jalan kaki dengan berfokus pada jalan kaki itu sendiri. Menikmati langkah-langkah kaki, merasakan gerakan otot kaki, pinggang, perut, gerakan tangan, tarikan nafas, detak jantung, pikiran dan perasaan diri, fokus pada jalan yang dilewati.

327 Diunduh 264 Dilihat

Modifikasi Alur Pelayanan Dalam Meningkatkan Presentase Jumlah Resep Dengan Waktu Tunggu Pelayanan Obat Jadi ≤ 30 Menit di RS Jiwa Grhasia

Penulis : Dian Kusumawati, S.Far., Apt.

Salah satu standar minimal pelayanan farmasi di Rumah Sakit adalah waktu tunggu pelayanan obat.  Pada pelayanan farmasi di rumah sakit, waktu tunggu pelayanan obat adalah tenggang waktu mulai resep selesai di telaah dan dihitung harganya sampai pasien menerima obat.

224 Diunduh 308 Dilihat

"Nyampah Day" : Mengubah Sampah Batin Menjadi Energi Positif Tim di Tempat Kerja

Penulis : DianingtyasAgustin,S.Kep.Ns

Secarapsikologis,sampahbatin(seringdisebutsebagaiemotionalbaggage,emotional clutter,atauresidu emosional) didefinisikan sebagai kumpulan emosi negatif, luka mental, kekecewaan, ketakutan, dan akumulasistresterpendamyangtidakdiolahataudisalurkandenganbaik.

57 Diunduh 82 Dilihat

Panduan Holistik: Manajemen Fisiologis dan Strategi Gaya Hidup Sehat Selama Ramadan

Penulis: dr. Rommy Rabbany Masdan

Puasa Ramadan merupakan praktik ibadah wajib bagi umat Islam yang melibatkan pantangan asupan makanan dan cairan dari fajar hingga matahari terbenam. Secara fisiologis, periode ini menginduksi perubahan signifikan pada ritme sirkadian, pola metabolisme, dan profil biokimia tubuh. Praktik time-restricted feeding yang unik ini, karena melibatkan pantangan total terhadap makanan dan cairan selama rata-rata 12 hingga 18 jam, tergantung pada lokasi geografis. Secara klinis, akan membuat tubuh mengalami fase adaptasi metabolik yang signifikan: beralih dari penggunaan glukosa sebagai sumber energi utama menjadi pemanfaatan simpanan lemak (lipolisis) dan badan keton.

135 Diunduh 152 Dilihat

Panduan Membersihkan dan Menyimpan Daging Kurban Agar Awet & Higienis

Penulis : dr. Rommy Rabbany Masdan

Menjelang Idul Adha, manajemen stok daging menjadi hal yang sangat krusial bagi setiap rumah tangga. Kesalahan kecil dalam penanganan awal dapat berdampak besar pada kualitas nutrisi dan keamanan pangan bagi keluarga. Artikel ini akan membahas secara mendalam teknik penanganan daging kurban mulai dari meja dapur hingga ke dalam pembeku (
freezer).

147 Diunduh 352 Dilihat

Pencegahan Bahaya NAPZA untuk Hidup Berkelanjutan

Penulis : Arwanto, S.ST.Ns

NAPZA merupakan akronim dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, serta menimbulkan ketergantungan.

324 Diunduh 425 Dilihat