Unduh karya tulis di RSJ Grhasia
Penulis : Prastiwi Puji Rahayu, S.Kep.,Ns, M.Kep.,Sp.Kep.J
Tangan yang terlihat bersih belum tentu bebas kuman. Pernahkan kita membayangkan berapa
banyak kuman yang menempel di tangan kita setiap hari”. Dalam kehidupan sehari-hari, tangan
merupakan bagian tubuh yang paling sering digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari,
mulai dari makan, memegang benda, memegang uang, gagang pintu, kendaraaan umum,
menggunakan telepon genggam berjabat tangan, hingga merawat anggota keluarga yang sakit.
Namun, tanpa disadari tangan juga menjadi “alat transportasi” atau media utama penyebaran
kuman, bakteri, virus, dan berbagai mikroorganisme penyebab penyakit.
Penulis : dr. Wikan Ardiningrum, M.Sc, Sp.KJ, (K)
Hidup lansia yang berkualitas merupakan tujuan dari perawatan lansia. Meskipun lansia mengalami perubahan kondisi fisiologis akibat penuaan, sakit kronis, kehilangan orang terdekat, kesepian, gangguan mental atau perubahan kondisi lainnya; akan tetap ada yang bisa diusahakan supaya hidup mereka tetap berkualitas.
Hidup berkualitas adalah kondisi sejahtera lahir dan batin yang ditandai dengan keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, hubungan sosial yang bermakna, serta kepuasan batin dan makna hidup. Hidup berkualitas bukan sekadar tentang kekayaan materi, melainkan persepsi individu atas pencapaian tujuan, harapan, dan standar hidup seorang individu.
Penulis : Sri Widodo, SST. Ners
Mulut salah satu bagian pertama dari sistem percernaan dan merupakan bagian dari sistem pernafasan. Rongga mulut merupakan bagian dari sistem pencernaan pada tubuh manusia . Dalam rongga mulut terdapat gigi dan lidah yang berperan penting dalam proses pencernaan awal. Selain gigi dan lidah, ada pula saliva yang penting untuk membersihkan mulut secara mekanis. Gigi dan mulut merupakan bagian dari awal tubuh yang menerima makanan, cairan dan salah satu organ awal yang terlibat dalam proses pencernaan. Keadaan rongga ,mulut yang basah, gelap dan lembab sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangbiakan penyakit.
Penulis : Hajar Rohmadi, S.Kep.,Ns.
Pasien gangguan jiwa yang mengalami agitasi merupakan salah satu kondisi yang paling sering dijumpai di Instalasi Gawat Darurat (IGD) psikiatri. Agitasi ditandai dengan peningkatan aktivitas motorik, ketegangan emosional, perilaku gelisah, mudah marah, sulit diarahkan, hingga munculnya perilaku agresif atau kekerasan. Kondisi ini membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan aman karena tidak hanya berdampak pada pasien, tetapi juga terhadap keluarga, petugas kesehatan, dan lingkungan pelayanan rumah sakit.
Penulis : dr. Rommy Rabbany Masdan
Menjelang Idul Adha, manajemen stok daging menjadi hal yang sangat krusial bagi setiap rumah tangga. Kesalahan kecil dalam penanganan awal dapat berdampak besar pada kualitas nutrisi dan keamanan pangan bagi keluarga. Artikel ini akan membahas secara mendalam teknik penanganan daging kurban mulai dari meja dapur hingga ke dalam pembeku (freezer).
Penulis : Nurfaozin, S.Kep.,Ners
Terapi tarik nafas dalam bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis yang berfungsi menenangkan tubuh. Saat seseorang menarik nafas perlahan dan dalam, tubuh akan menerima sinyal untuk rileks sehingga denyut jantung menjadi lebih stabil, tekanan darah menurun, dan pikiran menjadi lebih tenang.
Penulis : Sadarwati, S.Kep. Ners
Teori hubungan interpersonal yang dikembangkan oleh Hildegard E. Peplau menempatkan hubungan terapeutik antara perawat dan pasien sebagai inti dalam proses penyembuhan. Dalam praktik keperawatan jiwa, khususnya pada pasien dengan halusinasi dan risiko perilaku kekerasan, teori ini menjadi sangat relevan ketika dikombinasikan dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Peplau (1952) membagi hubungan terapeutik ke dalam empat fase, yaitu orientasi, identifikasi, eksploitasi, dan resolusi, yang masing-masing dapat diintegrasikan secara sistematis dalam intervensi CBT.
Penulis : Purwanto Kunto, SST
Kita sudah mengenal dengan istilah medical check up dan general check up yang sering digunakan dalam pemeriksaan kesehatan rutin yang merupakan serangkaian tes dan evaluasi medis yang dilakukan secara berkala untuk memantau kondisi tubuh seseorang yang bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan dan mengantisipasi adanya penyakit.atau sekadar menjadi prasyarat untuk mencapai dan memenuhi persyaratan tertentu di suatu institusi
Penulis : dr Dea Noviana Pramantik, MSc, SpPK, SubSp P.I(K)
Campak merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama di negara berkembang, karena dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga ensefalitis. Virus ini mudah menular dan terutama menyerang saluran pernapasan. Penularan campak dari satu orang ke orang lain terjadi melalui droplet saat batuk, bersin, atau berbicara. Penularan juga dapat terjadi melalui transmisi airborne dan penderita campak menularkan virus sejak 4 hari sebelum hingga 4 hari setelah muncul ruam.
Penulis : Mamat Supri Rohmat, S.Kep., Ners
Tidur adalah kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh diabaikan dalam kehidupan modern. Di tengah tuntutan produktivitas pekerjaan yang semakin tinggi, hiburan digital, serta gaya hidup serba cepat sering kali menjadikan tidur sebagai hal yang dianggap kurang penting. Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.