Unduh file penting dari RSJ Grhasia dengan mudah dan cepat.
Penulis : dr. Anton Wijaya Kusuma
Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk tidur atau tetap tertidur, sehingga tubuh tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup. Insomnia dapat diakibatkan karena berbagai kondisi. Insmonia dapat mengakibatkan penurunan kualitas hidup seseorang yang mengalaminya dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan baik
jasmani maupun rohani.
Penulis : Budi Wiratmoko, S.Kep.Ns
Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang parah dan menyita perhatian kesehatan global. Kepatuhan terhadap pengobatan antipsikotik sangat krusial karena ketidakpatuhan meningkatkan risiko kekambuhan. Kasus ini bertujuan menyoroti pentingnya manajemen kepatuhan obat dalam mencegah relaps skizofrenia.
Penulis : Dianingtyas Agustin, S.Kep.Ns
Deinstitusionalisasi adalah sebuah transformasi layanan kesehatan jiwa dari model perawatan berbasis institusi atau Rumah Sakit Jiwa bergeser menuju pelayanan berbasis komunitas (Community based mental health care).
Penulis : Sri Widodo, SST. Ns
Gangguan jiwa merupakan gangguan yang signifikan yang ditandai adanya perubahan perilaku, pengaturan emosi dan kognisi. Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa berat yang biasanya dimulai pada usia dewasa muda. Gejala skizofrenia dibedakan menjadi dua jenis yaitu gejala positif dan gejala negative. Gejala positif antara lain delusi ( waham), halusinasi, kekacauan yang mencolok dalam berfikir, berbicara, dan tingkah laku.
Penulis : Nurfaozin, S.Kep., Ners.
Gangguan tidur merupakan salah satu masalah yang paling sering dialami oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes, 2022), lebih dari 60% pasien dengan gangguan jiwa dilaporkan mengalami insomnia atau pola tidur yang tidak teratur. Kondisi ini sering dipicu oleh ketidakseimbangan neurotransmitter di otak, efek samping obat, stres, kecemasan, serta kondisi lingkungan yang tidak mendukung tidur berkualitas.
Penulis : dr. Joep Ahmed Djojodibroto, M.A.
White-coat hypertension adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang menunjukkan angka
tinggi (≥140/90 mmHg) saat diukur oleh tenaga medis, tetapi normal (<135/85 mmHg) saat diukur
di luar lingkungan medis.