RS Grhasia

Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien, RS Grhasia Tutup Pelatihan PPI Dasar bagi Tenaga Kesehatan

07 May 2026 Bidang

RS Grhasia secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Dasar bagi Tenaga Kesehatan pada Kamis, 7 Mei 2026 bertempat di Gedung Diklat Grha Ganesha Lantai 1. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pencegahan dan pengendalian infeksi.
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 4 hingga 7 Mei 2026 tersebut diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai unit pelayanan di lingkungan RS Grhasia. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran secara klasikal yang dipadukan dengan praktik langsung penerapan PPI di lingkungan rumah sakit.
Materi yang diberikan meliputi prinsip dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri (APD), pengelolaan limbah medis, hingga langkah-langkah pencegahan Healthcare Associated Infections (HAIs). Dengan metode teori dan praktik, peserta diharapkan mampu memahami sekaligus mengimplementasikan standar PPI secara optimal di unit kerja masing-masing.
Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari internal RS Grhasia, Himpunan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (HIPPI DIY), serta PAKSIJI DIY yang memberikan materi dan pengalaman praktis terkait penerapan standar keselamatan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.
Dalam sambutan penutupan, Direktur RS Grhasia yang diwakili oleh dr. Tri Sunu Handayani menegaskan bahwa Pencegahan dan Pengendalian Infeksi merupakan bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan serta keselamatan pasien di rumah sakit.
Beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran semata, namun harus diwujudkan dalam implementasi nyata di lingkungan kerja.

“Pelatihan ini bukan akhir, melainkan awal dari implementasi nyata. Saya berharap seluruh peserta dapat menjadi motor penggerak penerapan standar PPI di unit kerja masing-masing guna melindungi pasien, petugas, dan pengunjung dari Healthcare Associated Infections (HAIs),” ungkapnya.

Acara penutupan berlangsung khidmat dan ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta pelatihan. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya rangkaian pelatihan sekaligus awal komitmen bersama dalam memperkuat budaya keselamatan dan pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit.
Melalui kegiatan ini, RS Grhasia terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan secara berkelanjutan. (Ami Tursina/Humas)