Sleman, 9 Oktober 2025 – Rumah Sakit Jiwa Grhasia DIY kembali menggelar kegiatan Forum Komunikasi Institusi Pendidikan Tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Diklat RSJ Grhasia. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Instalasi Diklatlitbang dalam rangka memperkuat jejaring dan kerja sama antara RSJ Grhasia dengan berbagai institusi pendidikan mitra.
Forum tahun ini diikuti oleh 27 institusi pendidikan yang telah menjalin kerja sama praktik klinik dengan RSJ Grhasia pada tahun ajaran 2024/2025. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta berkesempatan untuk berbagi informasi, ide, dan aspirasi guna meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pelayanan Penunjang dan Sarana, Sudiharja, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh institusi pendidikan atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.
“Forum komunikasi ini bukan hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga ruang kolaborasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan praktik klinik di RSJ Grhasia. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki kepekaan terhadap isu kesehatan jiwa,” ujar Sudiharja dalam sambutannya.
Acara dilanjutkan dengan paparan dari Tim Koordinasi Pendidikan (Kordik) dan Tim Hukum dan Humas, yang menyampaikan berbagai informasi dan pembaruan terkait pelaksanaan kegiatan pendidikan di lingkungan RSJ Grhasia. Setelah itu, peserta mengikuti sesi Focus Group Discussion (FGD) yang terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu FGD Profesi Kedokteran, FGD Keperawatan dan FGD Nakes.
Melalui kegiatan ini, RSJ Grhasia menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tenaga kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan kolaboratif dengan dunia pendidikan.
Dengan terselenggaranya Forum Komunikasi Institusi Pendidikan Tahun 2025, diharapkan hubungan kerja sama antara RSJ Grhasia dan seluruh mitra pendidikan dapat semakin erat, serta mampu menciptakan tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi di bidang pelayanan kesehatan jiwa.