Deteksi Kesehatan Jiwa!

  Pengen tahu Satus Kesehatan Jiwa Anda...?

Aplikasi deteksi dini kesehatan jiwa tersedia dalam aplikasi android dan web

 

 enter button

 

 

play-store-download

x

 

×

Peringatan

JFTP: :connect: Tidak dapat menghubungi host ' 127.0.0.1 ' di port ' 21 '

AUDIT dan ASSURANCE SERVICES

auditasuransikopAudit merupakan salah satu dari assurance services. Assurance services sendiri merupakan jasa profesional independen yang mampu meningkatkan mutu informasi melalui peningkatan keandalan dan relevansi sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Keandalan yang dimaksud di atas meliputi penyajian yang sebenarnya atau jujur, netral, dan konsisten antar periode. Sementara relevansi meliputi informasi yang dapat dipahami, dapat diperbandingkan dengan entitas lain, lengkap, serta dapat digunakan.

Berikut ini merupakan kegiatan yang merupakan bagian dari assurance services.

Auditassurance

1. Jasa Akuntansi dan Jasa Kompilasi

  Jasa yang dimaksud sebagai jasa akuntansi dan kompilasi misalnya adalah menyusun pembukuan, membuat jurnal,menyiapkan dan menyusun laporan keuangan.  

2. Jasa Atestasi merupakan jasa yang menghasilkan komunikasi tertulis yang menyatakan kesimpulan tentang keandalan asersi yang merupakan tanggung jawab pihak lain. Jasa ini meliputi:

 

    a. Audit

    Audit termasuk dalam jasa atestasi karena auditor akan mendapatkan dan mengevaluasi asersi kegiatan yang telah dibuat oleh manajemen organisasi dan selanjutnya mengeluarkan opini atas kewajaran laporan keuangan terhadap prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku.

    b. Pemeriksaan

    Secara ruang lingkup, pemeriksaan memiliki ruang lingkup yang lebih sempit dibandingkan audit, misal apakah pelayanan di RS Jiwa Grhasia sudah sesuai dengan standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan.

    c. Review

    Review dilakukan dengan melakukan prosedur permintaan keterangan dari manajemen serta analisis komparatif terhadap informasi keuangan. Tujuan dari review adalah memberikan keyakinan negatif, yang ditunjukkan dengan laporan hasil review yang menyatakan “tidak mendapatkan adanya modifikasi material yang harus dibuat”. 

    d. Prosedur yang disepakati

    Lingkup kerja prosedur yang disepakati lebih sempit dibandingkan dengan audit dan pemeriksaan karena adanya kesepakatan antara pihak yang diperiksa dengan yang memeriksa bahwa hanya akan dilakukan prosedur tertentu pada elemen atau akun tertentu dalam laporan keuangan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah ringkasan temuan.

 

3. Jasa Lain

    Jasa lain dalam assurance service misalnya jasa konsultasi, jasa teknologi, perencanaan keuangan, perpajakan, dan yang lainnya. Jasa ini tidak meberikan suatu opini, ringkasan temuan, atau bentuk lain dari keyakinan.

 

 

Sumber: Boynton, Johnson, dan Kell. 2003. Modern Auditing Jilid 1 Edisi Ketujuh (Alih Bahasa Rajoe, P.A., Gania, G., Budi, I. S.). Jakarta : Erlangga.

 

 

 

 

 

 

 

 

AUDIT : JENIS AUDITOR

jenisauditajaArtikel sebelumnya sudah dibahas tentang jenis audit dan perbedaannya secara garis besar. Pihak profesional yang melakukan audit disebut dengan auditor. Auditor pada umumnya dibagi menjadi 3 (tiga) yakni:

  1. Auditor independen atau auditor eksternal
  2. Auditor internal
  3. Auditor pemerintah

Auditor eksternal biasanya adalah pihak yang bekerja baik secara perseorangan atau bagian dari suatu kantor akuntan publik yang memberikan jasa secara profesional kepada klien. Auditor eksternal biasanya mampu melakukan semua jenis audit karena pengalaman, pendidikan, dan pelatihan yang telah dimiliki.

Auditor internal merupakan pegawai atau anggota dari organisasi yang diaudit. Auditor internal terlibat dalam audit kepatuhan dan audit operasional. Pelaksanaan dua jenis audit tersebut dapat digunakan organisasi untuk pengambilan keputusan terkait kepatuhan, efektivitas, dan efisiensi. Atas dasar itulah, auditor internal dapat disebut memegang tugas sebagai konsultan internal perusahaan.

Kedua kelompok auditor di atas, selain memiliki perbedaan dari jenis audit yang dilakukan, memiliki perbedaan dilihat dari berbagai aspek berikut:

jenisauditor

 

Hal yang harus diperhatikan bahwa antara auditor eksternal dan auditor internal memilik hubungan kerja, misalnya manajemen meminta auditor eksternal mereview kegiatan auditor eksternal dan melaporkan mutu pekerjaan auditor internal atau sebaliknya, auditor eksternal meminta hasil laporan auditor internal untuk menilai bagaimana pengendalian internal di organisasi tersebut. Namun, pekerjaan auditor internal tidak dapat digunakan sebagai pengganti pekerjaan auditor eksternal, melainkan hanya sebagai pelengkap.

Auditor pemerintah merupakan auditor yang bekerja untuk pemerintah dan digaji pula oleh pemerintah. Di Indonesia auditor pemerintah dibagi menjadi 2 yakni auditor eksternal diampu oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan auditor internal dilakukan oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).

Sumber: Boynton, Johnson, dan Kell.2003. Modern Auditing Jilid 1 Edisi Ketujuh (Alih Bahasa Rajoe, P.A., Gania, G., Budi, I. S.). Jakarta : Erlangga.