Deteksi Kesehatan Jiwa!

  Pengen tahu Satus Kesehatan Jiwa Anda...?

Aplikasi deteksi dini kesehatan jiwa tersedia dalam aplikasi android dan web

 

 enter button

 

 

play-store-download

x

 

×

Peringatan

JFTP: :connect: Tidak dapat menghubungi host ' 127.0.0.1 ' di port ' 21 '

SNM (Sindroma Neuroleptik Maligma)

 

Kriteria diagnosis SNM menurut Levenson:

Kriteria diagnosis SNM menurut DSM-IVTM:

Kriteria diagnosis SNM:

Sumber dari buku Neuroleptic Malignant Syndrome and Related Conditions, Stephan C Mann

  1. Adanya 3 gejala mayor
  2. Atau adanya 2 gejala mayor & 4 gejala minor

Gejala mayor, yaitu:

  • Hipertermia 38,5 0C
  • Rigiditas
  • Peningkatan CPK > 10.000
  • Kesadaran menurun
  • Kejang  general, opistotonus, tanda babinski: positif, gerakan korea
  • Leukositosis > 30.000
  • Peningkatan enzim hepar
  • CT-scan kepala normal

Gejala minor, yaitu:

Khas muncul dalam24-72 jam, dapat berlangsung 1-44 hari

  1. Rigiditas otot parah, hipertermia karena penggunaan neuroleptik
  2. Adanya ≥ 2 gejala di bawah ini, yaitu:
  • Diaph
  • Disfagia
  • Tremor
  • Inkontinensia
  • Perubahan kesadaran (confusion-koma)
  • Mutisme
  • Takikardia
  • Peningkatan/labilitas tekanan darah
  • Lekositosis
  • Peningkatan CPK
  1. Gejala no. A & B bukan disebabkan zat lain misalnya fensiklidin, atau kondisi neurologik/medik lainnyamisalnya ensefalitis  virus
  2. Gejala no. A & B bukan disebabkan gangguan mental (dengan ciri katatonik)
  3. Pemberian neuroleptik sedikitnya selama 7 hari, atau 2-4 minggu pada penggunaan neuroleptik long acting
  4. Hipertermia ≥ 38 0C
  5. Kekakuan otot
  6. Disertai adanya 5 gejala di bawah ini, yaitu:
  • Perubahan status mental/kesadaran
  • Takikardia
  • Hipertensi atau hipotensi
  • Takipnea atau hipoksia
  • Diaphoresis, atau sialorrhea
  • Tremor
  • Inkontinensia urine
  • Peningkatan CPK, atau myoglobinuria
  • Leukositosis
  • Metabolik asidosis
  1. Bukan disebabkan obat lain, kelainan sistemik, gangguan neuropsikiatri

 

SNM adalah reaksi idiosinkrasi penggunaan antipsikotik (idiosinkrasi adalah efek obat yang secara kualitatif berbeda dari biasanya dan umumnya berbahaya, yang terjadi pada sebagian kecil populasi individu)

Diagnosa banding dari SNM:

• Gangguan primer pada sistem saraf pusat:

  1. Infeksi (encefalitis virus, HIV, post infeksi encefalomyelitis)
  2. Tumor
  3. Kelainan cerebrovaskular
  4. Trauma
  5. Kejang
  6. Psikosis (malignant catatonia)

 

• Gangguan sistemik:

  1. Infeksi
  2. Gangguan metabolik
  3. Endocrinopathies (krisis tiroid, pheochromocytoma)
  4. Gangguan autoimun (systemic lupus erythematous)
  5. Heatstroke
  6. Keracunan (carbon monoxide, phenol, tetanus, strychnine)
  7. Obat-obatan (salisilat, dopamin inhibitor & antagonis, stimulansia, psychedelic, monoamine oxidase inhibitor, anestesi, antikolinergik, withdrawal alkohol/sedatif)

 

Sumber dari buku Neuroleptic Malignant Syndrome and Related Conditions, Stephan C Mann

 

 

dr. Alvina Stella Manansang, SpKJ

INSIGHT

insightInsight/tilikan adalah kesadaran dan pemahaman pasien terhadap keadaan sakitnya.
Derajat Insight:
1. Sama sekali menyangkal terhadap keadaan sakitnya.
2. Sedikit menyadari keadaan sakitnya dan memerlukan pertolongan, tetapi pada saat yang bersamaan menyangkal dan masih menolak sakitnya.
3. Menyadari keadaan sakitnya, tetapi menyalahkan orang lain atau adanya faktor luar lainnya/faktor fisik sebagai penyebabnya.
4. Menyadari keadaan sakitnya disebabkan karena sesuatu yang tidak diketahui dalam diri pasien.
5. Menyadari sakitnya; bahwa gejala dan kegagalan dalam penyesuaian sosial karena perasaan irrasional tertentu/adanya gangguan dalam diri pasien, tetapi tidak menerapkan kesadaran ini pada pemahaman di kemudian hari (intellectual insight).
6. Kesadaran emosional dari perasaan dalam diri pasien dan orang-orang penting dalam diri pasien, dimana pemahaman tersebut sampai merubah perilaku pasien (true emotional insight).


Sumber dari buku Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa, Maramis.