Unduh file penting dari RSJ Grhasia dengan mudah dan cepat.
Penulis : Ns. Sadarwati, M.Kep. Sp.Kep.J
Pendahuluan: Tangguh Bukan Berarti Kebal
Semua orang pernah merasa lelah, sedih, atau kewalahan oleh tekanan hidup: kehilangan pekerjaan, masalah keluarga, kegagalan di sekolah, penyakit, atau kehilangan orang tercinta. Perasaan itu manusiawi. Yang membedakan satu orang dengan yang lain bukanlah siapa yang tidak pernah jatuh, melainkan siapa yang punya bekal untuk bangkit, dan siapa yang tahu kapan harus meminta tolong.
Itulah inti dari menjadi pribadi yang tangguh (dalam ilmu psikologi disebut resiliensi). Tangguh bukan berarti selalu kuat, tidak pernah menangis, atau memendam semuanya sendiri. Tangguh berarti mampu menyesuaikan diri, mencari dukungan, dan pulih setelah menghadapi tekanan. Kabar baiknya, ketangguhan adalah keterampilan yang bisa dilatih oleh siapa saja, bukan bakat bawaan yang hanya dimiliki sebagian orang.
Penulis : Akrim Wasniyati, S.Kep.Ners.MPH
Mindfulnes walking adalah melakukan aktifitas jalan kaki dengan berfokus pada jalan kaki itu sendiri. Menikmati langkah-langkah kaki, merasakan gerakan otot kaki, pinggang, perut, gerakan tangan, tarikan nafas, detak jantung, pikiran dan perasaan diri, fokus pada jalan yang dilewati.
Penulis : Dian Kusumawati, S.Far., Apt.
Salah satu standar minimal pelayanan farmasi di Rumah Sakit adalah waktu tunggu pelayanan obat. Pada pelayanan farmasi di rumah sakit, waktu tunggu pelayanan obat adalah tenggang waktu mulai resep selesai di telaah dan dihitung harganya sampai pasien menerima obat.
Penulis : DianingtyasAgustin,S.Kep.Ns
Secarapsikologis,sampahbatin(seringdisebutsebagaiemotionalbaggage,emotional clutter,atauresidu emosional) didefinisikan sebagai kumpulan emosi negatif, luka mental, kekecewaan, ketakutan, dan akumulasistresterpendamyangtidakdiolahataudisalurkandenganbaik.
Penulis: dr. Rommy Rabbany Masdan
Puasa Ramadan merupakan praktik ibadah wajib bagi umat Islam yang melibatkan pantangan asupan makanan dan cairan dari fajar hingga matahari terbenam. Secara fisiologis, periode ini menginduksi perubahan signifikan pada ritme sirkadian, pola metabolisme, dan profil biokimia tubuh. Praktik time-restricted feeding yang unik ini, karena melibatkan pantangan total terhadap makanan dan cairan selama rata-rata 12 hingga 18 jam, tergantung pada lokasi geografis. Secara klinis, akan membuat tubuh mengalami fase adaptasi metabolik yang signifikan: beralih dari penggunaan glukosa sebagai sumber energi utama menjadi pemanfaatan simpanan lemak (lipolisis) dan badan keton.
Penulis : dr. Rommy Rabbany Masdan
Menjelang Idul Adha, manajemen stok daging menjadi hal yang sangat krusial bagi setiap rumah tangga. Kesalahan kecil dalam penanganan awal dapat berdampak besar pada kualitas nutrisi dan keamanan pangan bagi keluarga. Artikel ini akan membahas secara mendalam teknik penanganan daging kurban mulai dari meja dapur hingga ke dalam pembeku (freezer).
Penulis : Arwanto, S.ST.Ns
NAPZA merupakan akronim dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, serta menimbulkan ketergantungan.
Penulis : dr Dea Noviana Pramantik, MSc, SpPK, SubSp P.I(K)
Campak merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama di negara berkembang, karena dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga ensefalitis. Virus ini mudah menular dan terutama menyerang saluran pernapasan. Penularan campak dari satu orang ke orang lain terjadi melalui droplet saat batuk, bersin, atau berbicara. Penularan juga dapat terjadi melalui transmisi airborne dan penderita campak menularkan virus sejak 4 hari sebelum hingga 4 hari setelah muncul ruam.
Penulis : Hajar Rohmadi, S.Kep.,Ns.
Pasien gangguan jiwa yang mengalami agitasi merupakan salah satu kondisi yang paling sering dijumpai di Instalasi Gawat Darurat (IGD) psikiatri. Agitasi ditandai dengan peningkatan aktivitas motorik, ketegangan emosional, perilaku gelisah, mudah marah, sulit diarahkan, hingga munculnya perilaku agresif atau kekerasan. Kondisi ini membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan aman karena tidak hanya berdampak pada pasien, tetapi juga terhadap keluarga, petugas kesehatan, dan lingkungan pelayanan rumah sakit.