Unduhan

Evaluasi SIM RS pada Unit Pelayanan Rekam Medis dengan Metode Hot-Fit di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta

23 Diunduh 39 Dilihat

Exodontia Gigi Permanen di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Propinsi DIY

Penulis: drg. Hardani Wiyatmi


Exodontia adalah tindakan operasi yang dimaksudkan untuk mengeluarkan gigi atau bagian gigi dari socketnya. 

603 Diunduh 1014 Dilihat

Fiksasi kimia pada gangguan jiwa dengan perilaku kekerasan

Penulis : Sri Suyatmi, S.Kep. Ns. M.Kep

Ekspresi emosi yang tak wajar dan penyimpangan yang sangat dasar merupakan tanda gangguan jiwa . Perilaku kekerasan merupakan respon terhadap stessor yang di hadapi seseorang yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Penanganan yang cepat dan tepat diperlukan antara lain menggunakan fiksasi kimia pada dengan obat antipsikotik. Study kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas fiksasi kimia terhadap tingkat perilaku kekerasan dengan menggunakan skala courtessy of pshychiatric of nursing pada pasien gangguan jiwa. Penelitian ini yaitu laporan kasus ( case report ) dengan intervensi kolaborasi fiksasi kimia yang dilaksanakan dalam durasi 24 jam selama rawat inap. Hasil study kasus ini menunjukkan setelah dilakukan intervensi kolaborasi restrain kimia dalam durasi 24 jam selama rawat inap terdapat penurunan tingkat perilaku kekerasan dari skala 14 ( tinggi ) menjadi skala 4 ( sedang ). Kesimpulan : restrain kimia mengurangi perilaku kekerasan pada pasien gangguan jiwa.

108 Diunduh 141 Dilihat

Layanan Pendaftaran

Informasi pelayanan pendaftaran secara lengkap pada RS Jiwa Grhasia. 

448 Diunduh 193 Dilihat

Gangguan Bipolar Pada Lanjut Usia

Penulis : dr. Wikan Ardiningrum, M.Sc, Sp.KJ, (K)

Gangguan bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati, energi, aktivitas, dan pikiran seseorang. Gangguan ini ditandai dengan episode hipomanik, manik, dan depresi. Tujuan peringatan Hari Bipolar Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran global, menghilangkan stigma sosial, dan memberikan edukasi tentang bipolar, yang memengaruhi hampir 40-45 juta orang di seluruh dunia.

125 Diunduh 360 Dilihat

Gangguan Jiwa Pada Anak Dan Remaja: Penjelasan Ilmiah Dan Urgensi Penanganannya

Penulis : Sadarwati, S.Kep. Ners

Gangguan jiwa tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga dapat muncul pada usia anak-anak dan remaja. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% gangguan jiwa dimulai sebelum usia 14 tahun, dan 75% berkembang sebelum usia 24 tahun (Kessler et al., 2005).Gangguan jiwa tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga dapat muncul pada usia anak-anak dan remaja. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% gangguan jiwa dimulai sebelum usia 14 tahun, dan 75% berkembang sebelum usia 24 tahun (Kessler et al., 2005).

330 Diunduh 275 Dilihat

GANGGUAN MENTAL PADA PENYALAHGUNA SABU-SABU

Penulis : ARWANTO, SST, Ners

Penyalahgunaan zat psikoaktif merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan sosial seseorang. Salah satu zat yang banyak disalahgunakan adalah sabu-sabu atau metamfetamin (methamphetamine). Metamfetamin merupakan stimulan sistem saraf pusat yang dapat menimbulkan rasa percaya diri, peningkatan energi, kewaspadaan, dan berkurangnya rasa lelah. Namun, penggunaan secara berulang atau dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan ketergantungan serta berbagai gangguan kesehatan

25 Diunduh 39 Dilihat

Gizi Seimbang Saat Puasa

Penulis : Muhammad Junaidi, SST

Selama bulan Ramadhan, pola makan kita berubah karena kita berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam.

529 Diunduh 777 Dilihat

Happy Workplace Happy Life

Penulis : Akrim Wasniyati

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja :

  • Bangun Mindset Positif
  • Aktif Secara Fisik
  • Sebarkan Energi Positif
  • Pisahkan Masalah Pribadi & Pekerjaan
  • dll... 

184 Diunduh 122 Dilihat

Hidup Berkualitas Dari Perspektif Lansia

Penulis : dr. Wikan Ardiningrum, M.Sc, Sp.KJ, (K)

Hidup lansia yang berkualitas merupakan tujuan dari perawatan lansia. Meskipun lansia mengalami perubahan kondisi fisiologis akibat penuaan, sakit kronis, kehilangan orang terdekat, kesepian, gangguan mental atau perubahan kondisi lainnya; akan tetap ada yang bisa diusahakan supaya hidup mereka tetap berkualitas.

Hidup berkualitas adalah kondisi sejahtera lahir dan batin yang ditandai dengan keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, hubungan sosial yang bermakna, serta kepuasan batin dan makna hidup. Hidup berkualitas bukan sekadar tentang kekayaan materi, melainkan persepsi individu atas pencapaian tujuan, harapan, dan standar hidup seorang individu.

82 Diunduh 169 Dilihat