RSJ Grhasia DIY Bersama Puskesmas Turi Selenggarakan Edukasi Pencegahan Osteoporosis dan Osteoarthritis

20 September 2025

Sleman, 20 September 2025 – Rumah Sakit Jiwa Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Kesehatan Jiwa Masyarakat (Keswamas) bekerja sama dengan Puskesmas Turi, Sleman menyelenggarakan kegiatan edukasi dan promosi kesehatan masyarakat dengan tema “Penyakit Osteoporosis dan Osteoarthritis”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 September 2025 mulai pukul 08.30 WIB di Aula Puskesmas Turi ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari kelompok Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang terdiri dari warga dewasa dan lansia.

Acara dibuka dengan doa dan sambutan, dilanjutkan dengan talkshow bersama narasumber dr. Vita Permanasari, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSJ Grhasia DIY, serta tim fisioterapis RSJ Grhasia. Dalam pemaparannya, dr. Vita menjelaskan bahwa osteoporosis dan osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif yang sangat erat kaitannya dengan proses penuaan, ditandai dengan penurunan kepadatan tulang serta nyeri dan kekakuan pada sendi.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi penyakit sendi di Indonesia mencapai 7,3%, dengan osteoarthritis sebagai jenis yang paling sering terjadi. Osteoporosis pun menjadi masalah besar di tingkat global, di mana lebih dari 200 juta orang di dunia mengalami penyakit ini. Peningkatan angka kejadian osteoporosis di Indonesia bahkan diperkirakan mencapai 135% pada tahun 2050.

“Jika tidak ditangani dengan baik, osteoporosis maupun osteoarthritis dapat menurunkan kualitas hidup seseorang karena membatasi aktivitas, meningkatkan risiko patah tulang, dan bahkan berpotensi menyebabkan kecacatan,” jelas dr. Vita. Ia juga menekankan pentingnya pencegahan sejak dini melalui kontrol rutin, menjaga pola makan bergizi, aktivitas fisik teratur, serta latihan mandiri yang efektif.

Selain itu, Agustina Aryani, fisioterapis RSJ Grhasia juga memberikan edukasi mengenai latihan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk memperkuat tulang dan sendi. Peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik gerakan yang diajarkan.

Sebagai penutup, peserta juga mendapatkan informasi singkat mengenai layanan home care RSJ Grhasia yang dapat diakses masyarakat untuk mendukung pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, RSJ Grhasia DIY berharap masyarakat khususnya kelompok dewasa dan lansia di wilayah Turi semakin memahami risiko osteoporosis dan osteoarthritis serta mampu menerapkan langkah pencegahan agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut.