Sleman — RS Grhasia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Aturan Kepegawaian dengan fokus pada Kebijakan Pengembangan Karier Jabatan Fungsional. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di Gedung Grha Ganesha RS Grhasia.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, yaitu Hendra Yuandana yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pegawai BKD DIY. Kehadiran narasumber disambut langsung oleh Wakil Direktur Administrasi dan Sumber Daya RS Grhasia, Woro Windarini.
Dalam pemaparannya, Hendra Yuandana menyampaikan berbagai kebijakan terbaru terkait pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pada jabatan fungsional. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pemenuhan standar kompetensi, mekanisme uji kompetensi, serta arah kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong profesionalisme ASN berbasis keahlian dan keterampilan.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan pemahaman pegawai terhadap regulasi terbaru, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan pentingnya kompetensi, kualifikasi, dan kinerja dalam mendukung pelayanan publik yang optimal.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid, dengan peserta luring yang terdiri dari pejabat struktural dan perwakilan pejabat fungsional, serta peserta daring yang berasal dari pegawai fungsional lainnya di lingkungan RS Grhasia. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai, khususnya yang menduduki jabatan fungsional, dapat memahami arah kebijakan pengembangan karier secara lebih komprehensif serta mampu mempersiapkan diri dalam menghadapi uji kompetensi dan jenjang karier yang lebih baik.
RS Grhasia terus berupaya memperkuat kapasitas SDM sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan kesehatan jiwa, demi memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Humas)