RS Grhasia bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY menggelar audiensi kolaborasi lintas sektor sebagai langkah awal mendukung pemulihan individu dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan disabilitas mental melalui akses pelatihan kerja dan aktivitas produktif.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 di kantor Disnakertrans DIY ini bertujuan membangun sinergi antarinstansi dalam menciptakan dukungan pemulihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas mental pasca rawat inap.
Dalam audiensi tersebut dibahas berbagai isu strategis, mulai dari gambaran kondisi ODGJ pasca rawat inap, pentingnya aktivitas produktif dalam proses pemulihan, potensi akses pelatihan kerja, hingga penyusunan skema awal kolaborasi lintas sektor.
RS Grhasia menyampaikan bahwa pemulihan kesehatan jiwa tidak berhenti pada stabilisasi kondisi klinis di rumah sakit. Individu dengan disabilitas mental yang telah stabil juga memerlukan dukungan reintegrasi sosial agar dapat kembali berfungsi, mandiri, dan produktif di masyarakat.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbentuk pemahaman bersama mengenai kebutuhan pelatihan kerja bagi ODGJ/disabilitas mental serta terbukanya peluang integrasi peserta dalam program pelatihan kerja yang telah tersedia di BLKPP Disnakertrans DIY.
Audiensi ini juga menghasilkan rencana tindak lanjut berupa kegiatan sosialisasi pada Mei 2026 dan workshop pada Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan instruktur BLKPP DIY serta BLK kabupaten/kota guna membahas konsep desain pembelajaran pelatihan kerja yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas mental.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membuka akses yang lebih luas bagi ODGJ untuk kembali produktif, meningkatkan keberfungsian sosial, serta berkontribusi di lingkungan masyarakat. (Humas)