Sleman, 23 April 2026 – Rumah Sakit Grhasia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui pelaksanaan apel akreditasi yang digelar di Pendopo Keasistenan RS Grhasia, Kamis (23/4). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas hospitalia RS Grhasia sebagai wujud kesiapan bersama dalam menghadapi akreditasi sekaligus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kualitas layanan.
Penjelasan Materi yang diisi oleh Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), apel ini tidak hanya menghadirkan penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung cuci tangan oleh seluruh peserta. Langkah ini menjadi bentuk implementasi nyata dari prinsip PPI yang harus diterapkan secara konsisten di lingkungan rumah sakit.
Bertindak sebagai pembina apel, Jaka Widada selaku Kepala Bagian Keuangan, Program, Data, Teknologi Informasi, sekaligus perwakilan dari Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), menegaskan pentingnya peran seluruh pegawai dalam menjaga standar keselamatan pasien. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan cerminan dari budaya kerja yang harus dijalankan secara berkelanjutan.
“Pencegahan infeksi adalah tanggung jawab bersama. Komitmen ini harus dimulai dari hal sederhana namun berdampak besar, seperti cuci tangan yang benar dan konsisten,” ungkap Jaka Widada.
Praktik cuci tangan yang dilakukan secara serentak oleh seluruh peserta apel menjadi simbol kuat kebersamaan dan kesadaran kolektif dalam mencegah penyebaran infeksi. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan pelayanan yang aman dan higienis.
Melalui apel akreditasi ini, RS Grhasia terus menguatkan langkahnya dalam membangun budaya mutu dan keselamatan pasien yang berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan kedisiplinan seluruh civitas hospitalia, RS Grhasia optimis dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan terpercaya bagi masyarakat. (Hukmas)