Deteksi Kesehatan Jiwa!

  Pengen tahu Satus Kesehatan Jiwa Anda...?

Aplikasi deteksi dini kesehatan jiwa tersedia dalam aplikasi android dan web

 

 enter button

 

 

play-store-download

x

 

×

Peringatan

JFTP: :connect: Tidak dapat menghubungi host ' 127.0.0.1 ' di port ' 21 '

Obsessive-Compulsive Disorder, OCD

OCD1Sudah ketiga kalinya ini Irma kembali masuk ke kamar untuk merapikan meja belajarnya. Dia selalu merapikan meja belajarnya berulang kali meski meja tersebut sudah rapi. Awalnya Irwan, kakaknya, membiarkan kebiasaan Irma tersebut, hingga kebiasaan itu mulai mengganggunya. Gara-gara kebiasaan itu, Irma sering terlambat ke sekolah, karena ia sering meminta kakaknya berhenti di tengah perjalanan ke sekolah untuk kembali ke rumah, hanya untuk merapikan meja yang sudah rapi.

 

Dalam dunia kesehatan gangguan perilaku tersebut disebut obsessive-compulsive disorder (Ganguan obsesif–kompulsif) atau OCD. Ganguan obsesif – kompulsif merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya pengulangan pikiran obsesif atau kompulsif, dimana membutuhkan banyak waktu (lebih dari satu jam perhari) dan dapat menyebabkan penderitaan (distress). Obsesi adalah ketekunan yang patologis dari suatu pikiran atau perasaan yang tidak dapat ditentang yang tidak dapat dihilangkan dari kesadaran oleh usaha logika, yang disertai dengan kecemasan. Sedangkan kompulsi adalah kebutuhan yang patologis untuk melakukan suatu impuls yang jika ditahan menyebabkan kecemasan.

Obsesif-kompulsif merupakan gangguan kecemasan yang cenderung diturunkan dari keluarga. Tandanya, gerakan dan pikiran berulang serta menetap. Contohnya, tidak mampu menghentikan keinginan untuk mencuci tangan berkali-kali.

Selengkapnya: Obsessive-Compulsive Disorder, OCD